YESUS
2.1
Kakek dan Nenek Yesus/Isa As
Allah SWT berfirman:
“Sesungguhnya Allah Telah memilih Adam, Nuh, keluarga Ibrahim dan keluarga 'Imran melebihi segala umat (di masa mereka
masing-masing, (sebagai) satu keturunan yang sebagiannya (turunan) dari
yang lain. Dan Allah Maha mendengar lagi Maha Mengetahui.” (QS : Ali
Imran 33-34)
Keluarga Imran adalah salah satu keluarga pilihan Allah yang
melebihi segala ummat pada zamannya, Ia adalah calon ayah dari Maria/Maryam
ibunda dari Yesus/Nabi Isa As.
“(ingatlah), ketika isteri 'Imran berkata: "Ya Tuhanku,
Sesungguhnya Aku menazarkan kepada Engkau anak yang dalam kandunganku menjadi
hamba yang saleh dan berkhidmat (di Baitul Maqdis). Karena itu terimalah (nazar
itu dari padaku. Sesungguhnya Engkaulah yang Maha mendengar lagi Maha Mengetahui".(
QS : Ali Imran : 35)
Hanah adalah istri Imran yang sudah lanjut usia, ia merindukan
kehadiran seorang anak, maka iapun bersimpuh memohon kepada Allah SWT agar diberikan
seorang anak laki-laki, Hanah berjanji (bernadzar) untuk menjadikan anak itu
menjadi anak yang soleh.
2.2 Ibunda Yesus Lahir (Maryam/Maria)
“Maka tatkala isteri 'Imran melahirkan anaknya, diapun berkata:
"Ya Tuhanku, Sesunguhnya Aku melahirkannya seorang anak perempuan; dan Allah
lebih mengetahui apa yang dilahirkannya itu; dan anak laki-laki tidaklah
seperti anak perempuan. Sesungguhnya Aku Telah menamai dia Maryam dan Aku mohon
perlindungan untuknya serta anak-anak keturunannya kepada (pemeliharaan) Engkau
daripada syaitan yang terkutuk." ( QS : Ali Imran : 36)
Allah SWT pun mengabulkan doa Hanah Istri ‘Imran, akan tetapi Allah
memberikan seorang anak perempuan, bukan seorang laki laki sebagaimana diminta
oleh Hanah, Anak itupun diberinama Maryam/Maria yang akan menjadi Ibunda dari
Isa As/Yesus
Maka Tuhannya menerimanya (sebagai nazar) dengan penerimaan yang baik,
dan mendidiknya dengan pendidikan yang baik dan Allah menjadikan Zakariya
pemeliharanya. setiap Zakariya masuk untuk menemui Maryam di mihrab, ia dapati
makanan di sisinya. Zakariya berkata: "Hai Maryam dari mana kamu
memperoleh (makanan) ini?" Maryam menjawab: "Makanan itu dari sisi
Allah". Sesungguhnya Allah memberi rezeki kepada siapa yang dikehendaki-Nya
tanpa hisab.(QS Ali Imran :37)
Mereka berlomba-lomba untuk bisa mengasuh Maryam/Maria, karna ia adalah
puteri dari Imam mereka, Kata Zakaria, "Aku lebih berhak kepadanya, karena
bibinya tinggal bersamaku." "Tidak," kata mereka, "sebelum
kita mengadakan undian lebih dulu." Mereka yang banyaknya 29 orang itu
pergi ke sungai Yordan dan melemparkan qalam atau anak panah mereka
masing-masing ke dalamnya. Barang siapa yang qalamnya tidak hanyut dan timbul
ke permukaan air, dialah yang lebih berhak menjadi pengasuhnya. Ternyata qalam
Zakaria tidak hanyut dan timbul ke permukaan, hingga Maryam pun menjadi anak
asuhannya, diambilnya dan dibuatkan untuknya sebuah bilik dalam mesjid dengan
mempunyai tangga yang tak boleh dinaiki kecuali olehnya sendiri. Zakaria
membawakannya makanan dan minuman serta alat-alat hiasannya, maka di musim
dingin dijumpai padanya buah-buahan musim panas, dan di musim panas dijumpainya
buah-buahan musim dingin, sebagaimana firman Allah swt. (Setiap Zakaria
masuk untuk menemuinya di mihrab) yakni ruangan yang paling mulia di suatu
mesjid (didapatinya makanan di sisinya, katanya, "Hai Maryam! Dari mana
kamu peroleh makanan ini?" Jawabnya) sedangkan ia masih kecil ("Makanan
itu dari Allah) yang didatangkan-Nya bagiku dari surga." (Sesungguhnya
Allah memberi rezeki kepada siapa yang disukai-Nya tanpa batas) yakni rezeki
yang berlimpah yang diperoleh tanpa risiko dan jerih payah.
Di sanalah Zakariya mendoa kepada Tuhannya seraya berkata: "Ya
Tuhanku, berilah Aku dari sisi Engkau seorang anak yang baik. Sesungguhnya
Engkau Maha Pendengar doa".(QS ‘Ali Imran : 38)
(Di sanalah) artinya tatkala
Zakaria melihat hal itu dan mengetahui bahwa Tuhan yang berkuasa mendatangkan
sesuatu bukan pada waktu yang semestinya pasti akan mampu pula mendatangkan
anak keturunan dalam usia lanjut karena kaum keluarganya telah hampir musnah.
Kemudian malaikat (Jibril) memanggil Zakariya, sedang ia tengah
berdiri melakukan shalat di mihrab (katanya): "Sesungguhnya Allah menggembirakan
kamu dengan kelahiran (seorang puteramu) Yahya, yang membenarkan kalimat (yang
datang) dari Allah, menjadi ikutan, menahan diri (dari hawa nafsu) dan seorang
nabi termasuk keturunan orang-orang saleh".(QS ‘Ali Imran : 39)
Malaikat Jibril memberi kabar bahwa ia (Nabi Zakaria) akan
memperoleh anak yang bernama Nabi Yahya, (dengan Yahya yang membenarkan kalimat)
yang datang (dari Allah) maksudnya membenarkan Nabi Isa bahwa ia
adalah roh ciptaan Allah. Dinamakan kalimat karena ia diciptakan melalui
kalimat Kun; artinya jadilah kamu, maka jadilah ia Zakariya berkata:
"Ya Tuhanku, bagaimana Aku bisa mendapat anak sedang Aku Telah
sangat tua dan isteriku pun seorang yang mandul?". Berfirman Allah:
"Demikianlah, Allah berbuat apa yang dikehendaki-Nya".(QS ‘Ali Imran
: 40)
Nabi Zakaria ragu akan mendapatkan seorang anak, karna pada saat
itu ia berusia 120 tahun dan istrinya berusia 98 tahun, sungguh sangat mustahil
untuk mendapatkan seorang anak, terlebih istrinya saat itu juga mandul. (berfirman
Allah: "Demikianlah) Allah menciptakan seorang anak laki-laki dari
kamu berdua (Allah berbuat apa yang dikehendaki-Nya.") karena tidak
ada suatu pun yang tidak disanggupi-Nya. Untuk membuktikan kekuasaan besar ini
Zakaria diilhami-Nya pertanyaan untuk dijawab. Tatkala dirinya sudah amat rindu
untuk bertemu dengan anak yang diberitakan itu.
Berkata Zakariya: "Berilah Aku suatu tanda (bahwa isteriku
Telah mengandung)". Allah berfirman: "Tandanya bagimu, kamu tidak
dapat berkata-kata dengan manusia selama tiga hari, kecuali dengan isyarat. Dan
sebutlah (nama) Tuhanmu sebanyak-banyaknya serta bertasbihlah di waktu petang
dan pagi hari".(QS ‘Ali Imran : 41)
Nabi Zakaria pun meminta tanda bahwa istrinya telah
Hamil/mengandung, (Firman-Nya, "Tandanya ialah bahwa kamu tidak dapat
berbicara dengan manusia) artinya terhalang untuk bercakap-cakap dengan
mereka tetapi tidak terhalang untuk berzikir kepada Allah swt. (selama
tiga hari) dan tiga malam (kecuali dengan isyarat) atau kode (dan
sebutlah nama Tuhanmu sebanyak-banyaknya serta bertasbihlah) maksudnya
salatlah (di waktu petang dan pagi.") di penghujung siang dan di
akhir malam.
2.3 Kelahiran Yesus/Nabi Isa
Dan (Ingatlah) ketika malaikat (Jibril) berkata: "Hai Maryam, Sesungguhnya
Allah Telah memilih kamu, mensucikan kamu dan melebihkan kamu atas segala
wanita di dunia (yang semasa dengan kamu). Hai Maryam, taatlah kepada Tuhanmu,
sujud dan ruku'lah bersama orangorang yang ruku' (QS ‘Ali Imran : 42-43).
(ingatlah), ketika malaikat berkata: "Hai Maryam, seungguhnya
Allah menggembirakan kamu (dengan kelahiran seorang putera yang diciptakan) dengan
kalimat (yang datang) daripada-Nya, namanya Al masih Isa putera Maryam, seorang
terkemuka di dunia dan di akhirat dan termasuk orangorang yang didekatkan
(kepada Allah),(QS ‘Ali Imran : 45)
Allah SWT melalui Malaikat Jibril memberi kabar gembira kepada
Maryam tentang kelahiran seorang anak bernama Al Masih Isa Putra Maryam, (nama
Almasih Isa putra Maryam) disebut namanya dengan menisbatkannya kepada
dirinya untuk memperingatkan bahwa ia melahirkan tanpa bapak padahal kebiasaannya
ialah menisbatkan anak-anak kepada bapak mereka (seorang yang terkemuka) atau
berpengaruh (di dunia) dengan kenabian (di akhirat) dengan
pemberian syafaat dan derajat yang tinggi (dan termasuk salah seorang yang
dekat) kepada Allah swt.
Dan dia berbicara dengan manusia dalam buaian dan ketika sudah
dewasa dan dia adalah termasuk orang-orang yang saleh." ),(QS ‘Ali Imran :
46)
Salah satu mukjizat Nabi Isa adalah bisa bicara saat masih bayi
Maryam berkata: "Bagaimana akan ada bagiku seorang anak laki-laki,
sedang tidak pernah seorang manusiapun menyentuhku dan Aku bukan (pula)
seorang pezina!"QS (MAryam 20)
Maryam merasa ragu dengan berita itu karena dia belum pernah
disentuh
oleh seorarng laki laki dan dia juga bukan seorang pezina Jibril
berkata: "Demikianlah". Tuhanmu berfirman: "Hal itu adalah mudah
bagiKu; dan agar dapat kami menjadikannya suatu tanda bagi manusia dan sebagai
rahmat dari Kami; dan hal itu adalah suatu perkara yang sudah diputuskan".QS
Maryam 21)
Orang Kristen beranggapan bahwa kelahiran Nabi Isa yang tanpa Bapak
adalah suatu hal yang luarbiasa, sehingga layak disebut Tuhan,
mereka lupa bahwa ada Nabi Adam yang lahir tanpa ibu dan tanpa bapak, Allah SWT
berfirman:
Sesungguhnya misal (penciptaan) Isa di sisi Allah, adalah seperti (penciptaan)
Adam. Allah menciptakan Adam dari tanah, Kemudian Allah berfirman kepadanya:
"Jadilah" (seorang manusia), Maka jadilah Dia. ),(QS ‘Ali Imran : 59)
(Sesungguhnya perumpamaan Isa) keadaannya
yang aneh atau ajaib (di
sisi Allah adalah seperti Adam) seperti
penciptaannya tanpa ibu dan tanpa bapak, dan ini termasuk perbandingan hal yang
aneh dengan yang lebih aneh lagi dengan tujuan agar lebih dapat mematahkan
hujah lawan dan lebih mantap di dalam hati (diciptakan-Nya ia) maksudnya
Adam, yakni acuannya (dari tanah kemudian Allah berfirman kepadanya, "Jadilah
kamu!") seorang manusia (maka jadilah dia) artinya terciptalah ia
sebagai seorang manusia. Demikian pula halnya dengan Isa, diciptakan-Nya supaya
tercipta tanpa bapak, maka terciptalah dia.
Maka Maryam mengandungnya, lalu ia menyisihkan diri dengan kandungannya
itu ke tempat yang jauh.
Maka rasa sakit akan
melahirkan anak memaksa ia (bersandar) pada pangkal pohon kurma, dia berkata:
"Aduhai, alangkah baiknya Aku mati sebelum ini, dan Aku menjadi barang
yang tidak berarti, lagi dilupakan".(QS Maryam: 22-23)
Perlu diketahui bahwa sejak peniupan malaikat Jibril hingga
melahirkan
hanya memakan waktu sesaat saja. (dia berkata, "Aduhai
alangkah baiknya aku) lafal Ya di sini menunjukkan makna Tanbih atau
ungkapan kekecewaan (mati sebelum ini) yakni sebelum perkara ini (dan
aku menjadi barang yang tidak berarti, lagi dilupakan)" sebagai
sesuatu yang tiada artinya, tidak dikenal dan tidak disebut-sebut.
Maka Jibril menyerunya dari tempat yang rendah: "Janganlah
kamu
bersedih hati, Sesungguhnya Tuhanmu Telah menjadikan anak sungai di
bawahmu.
Dan goyanglah pangkal pohon kurma itu ke arahmu, niscaya pohon itu
akan menggugurkan buah kurma yang masak kepadamu, Maka makan, minum dan
bersenang hatilah kamu. jika kamu melihat seorang manusia, Maka Katakanlah:
"Sesungguhnya Aku Telah bernazar berpuasa untuk Tuhan yang Maha pemurah,
Maka Aku tidak akan berbicara dengan seorang manusiapun pada hari ini".
Maka Maryam membawa anak itu kepada kaumnya dengan menggendongnya.
kaumnya berkata: "Hai Maryam, Sesungguhnya kamu Telah melakukan sesuatu
yang amat mungkar. Hai saudara perempuan Harun, ayahmu sekali-kali bukanlah
seorang yang jahat dan ibumu sekali-kali bukanlah seorang pezina",(QS
Maryam 24-28)
Banyak orang Kristen yang salah faham dengan istilah” Saudara
Perempuan Harun”, mereka beranggapan bahwa Maryam adalah saudara kandung
Harun, sehingga menjadikan ini sebagai bukti kesalahan pada
Alquran, karna jarak antara Maryam dan harun itu terpaut waktu yang sangat
lama, padahal Maryam dipanggil saudara perempuan Harun, Karena ia seorang wanita
yang Shaleh seperti keshalehan nabi Harun a.s.
Maka Maryam menunjuk kepada anaknya. mereka berkata:
"Bagaimana
kami akan berbicara dengan anak kecil yang masih di dalam
ayunan?"(Qs Maryam 29)
Maryam meminta mereka supaya bertanya kepada Bayi yang ia bawa, karna
maryam sedang berpuasa untuk tidak bicara pada siapapun seperti disebutkan
dalam ayat 26 diatas: Berkata Isa: "Sesungguhnya Aku Ini hamba Allah,
dia memberiku Al Kitab (Injil) dan dia menjadikan Aku seorang nabi, Dan
dia menjadikan Aku seorang yang diberkati di mana saja Aku berada, dan
dia memerintahkan kepadaku (mendirikan) shalat dan (menunaikan) zakat
selama Aku hidup; Dan berbakti kepada ibuku, dan dia tidak menjadikan
Aku seorang yang sombong lagi celaka.
Dan kesejahteraan semoga dilimpahkan kepadaku, pada hari Aku dilahirkan,
pada hari Aku meninggal dan pada hari Aku dibangkitkan hidup kembali". (QS
Maryam 29-33)
Sungguh ajaib, Nabi Isa yang masih kecil, langsung berbicara
membela
ibunya dari tuduhan keji kaumnya.
Didalam Alkitab, diceritakan bahwa Yesus sendiri memanggil ibunya
dengan sebutan ‘perempuan’ (woman), seperti yang terdapat pada kitab Injil Yohannes pasal 2:1-4 bahwa Yesus (Isa), bersama
muridnya dan ibunya diundang kesebuah pesta perkawinan di Kana (nama sebuah
tempat). Dan para tamu undangan mengalami kekurangan minuman anggur. Lalu
ibunya Yesus (Isa) mendatangi Yesus (Isa). Sebagaimana dikisahkan dalam kitab Injil
Yohannes pasal 2. Ibunya Yesus (Isa) menghampiri Yesus dan berkata, “ Anakku
lihatlah para tamu acara ini kekurangan minuman anggur”. Sang ibu sebenarnya
tahu bahwa anaknya mempunyai kekuatan misterius yang bisa memecahkan persoalan
itu. Ini adalah permohonan dari sang ibu, dan Yesus lalu memberikan responnya
atas permohonan tersebut seraya berkata, “Perempuan (woman) apa yang harus saya
lakukan untukmu? Saat-Ku belum tiba” . “Jesus saith unto her, Woman, what have
I to do with thee? mine hour is not yet come.” Yohanes 2:4 .Jika Anda tidak
ingin mengerjakan suatu tugas dari ibu anda, maka selayaknya Anda menolaknya
dengan sopan, misalnya, “Ibu, saya sedang letih, mohon biarkan saya sebentar”.
Anda tidak boleh – hanya karena merasa sungkan mengerjakan sesuatu – lalu memanggil
ibu kandung anda dengan sebutan “Perempuan” (woman), padahal sebutan itu
biasanya ditujukan untuk para pelacur. Buktinya, dalam kitab yang sama
(Alkitab), kata “woman” (perempuan) digunakan untuk sebutan para pelacur.
Terdapat kisah seorang perempuan yang tertangkap basah melakukan perzinahan,
sebagaimana termuat dalam kisah Injil Yohannes 8 : 1-4. Lalu, orang-orang
Yahudi ahli-ahli Taurat dan orang orang Farisi membawa perempuan yang
tertangkap basah berzina itu terhadap Yesus. Kitab Injil Yohannes 8:4 : Mereka
menempatkan perempuan itu di tengah-tengah lalu berkata kepada Yesus : “Rabi,
perempuan ini tertangkap basah ketika ia sedang berbuat zina”. Apa yang harus
kami lakukan terhadap diri perempuan ini? “They say unto him, Master, this
woman was taken in adultery, in the very act. Yohanes 8: 4.
Rupanya fenomena ini membuat para penerjemah alkitab merasa risih, sehingga
mereka memberanikan diri menambahkan kata ” dear” dengan menambahkan tanda
kurung [...] sebelum kata women, dan menerjemahkan kata women dengan kata Ibu,
padahal arti sebenarnya adalah Perempuan, Al Qur’an memberikan keterangan yang
menyelamatkan diri Yesus dari tuduhan yang seperti itu, sebagaimana yang
termuat di dalam surah Maryam 32, “dan (aku/Isa) berlaku baik terhadap
ibuku, dan dia tidak menjadikan aku seorang yang sombong lagi celaka”.
Al Qur’an membebaskan Yesus (Isa) dari tuduhan yang keliru tersebut
sebagaimana yang terdapat di dalam Alkitab, dengan menyatakan bahwa
ia (Yesus) tidaklah berlaku seperti itu. Bagaimana orang-orang yang culas (temankah
atau musuhkah) yang memasukkan keterangan tuduhan tersebutkan kedalam Alkitab,
kami tidak mengetahuinya.
kembali pada Injil Yohanes Pasal 2, Yesus dibujuk oleh ibunya untuk
mengubah air menjadi anggur. Jangan lupa. Keterangan tersebut terdapat dalam
kitab injil Yohannes pasal 2. Pada pesta pernikahan di Kana, Yesus meubah air
menjadi anggur. Dan sejak saat itu, anggur menjadi sangat akrab dan popular di
kalangan umat Kristiani. Sedangkan menurut Alquran, mukjizat pertama Nabi Isa /
Yesus adalah bisa berbicara saat masih bayi.
dan ia berbicara dengan manusia dalam buaian dan ketika sudah dewasa,
dan dia termasuk diantara orang-orang yang shaleh (QS. Ali Imran: 46).
Bila Bibel menerangkan , mukjizat yesus yang pertama adalah
mengubah
Air menjadi anggur Maka menurut alquran, mukjizat Yesus yang
pertama adalah dapat berbicara saat masih bayi dan membela ibunya saat mengalami
penghinaan dari kaumnya.
Itulah Isa putera Maryam, yang mengatakan perkataan yang benar,
yang mereka berbantah-bantahan tentang kebenarannya.(QS Maryam 34) (Itulah Isa
putra Maryam, yang mengatakan perkataan yang benar) maksudnya, perkataan Isa bin Maryam adalah perkataan yang benar.
Atau maksudnya Aku mengatakan perkataan yang benar (yang mereka berbantah-bantahan
tentang kebenarannya) lafal Yamtaruuna berasal dari kata Al Miryah;
mereka meragukan kebenarannya, mereka adalah orang-orang Nasrani; mereka
mengatakan perkataan yang dusta, yaitu, "Sesungguhnya Isa itu
adalah anak Allah".
Tidak layak bagi Allah mempunyai anak, Maha Suci Dia. apabila dia
Telah menetapkan sesuatu, Maka dia Hanya Berkata kepadanya:
"Jadilah", Maka
jadilah ia. QS Maryam 35)
(Tidak layak bagi Allah mempunyai anak, Maha Suci Dia) dari hal tersebut. (Apabila Dia telah menetapkan sesuatu) yakni,
Dia berkehendak untuk menciptakannya (maka Dia hanya berkata kepadanya,
"Jadilah" maka jadilah dia) Oleh sebab itu maka Nabi Isa
diciptakan tanpa ayah.
Sesungguhnya Allah adalah Tuhanku dan Tuhanmu, Maka sembahIah dia oleh
kamu sekalian. Ini adalah jalan yang lurus. (Qs Maryam 36)
Dalam Situs Isa dan Isalam.com, mereka mencoba mensejajarkan memanipulasi
kata “tunjukilah kami Jalan Yang lurus” yang ada di surah Alfatihah ayat 6
dengan Injil Yahya 14:6, sehingga akan timbul kesan bahwa Yesus adalah Jalan
yang lurus yang di maksud dalam surah Alfatihah ayat 6, jika mereka mau
konsekwen dengan argument mereka, maka mereka hanya akan menyembah Allah SWT
sebagaimana disebutkan dalam QS Maryam 36 diatas , Sesungguhnya Allah adalah
Tuhanku dan Tuhanmu, Maka sembahIah dia oleh kamu sekalian. Ini adalah
jalan yang lurus.
37. Maka berselisihlah golongan-golongan (yang ada) di antara
mereka. Maka kecelakaanlah bagi orang-orang kafir pada waktu menyaksikan hari yang
besar.
2.4 Mukjizat Nabi Isa as.
Dan (sebagai) Rasul kepada Bani Israil (yang Berkata kepada
mereka): "Sesungguhnya Aku Telah datang kepadamu dengan membawa sesuatu
tanda (mukjizat) dari Tuhanmu, yaitu Aku membuat untuk kamu dari tanah
berbentuk burung; Kemudian Aku meniupnya, Maka ia menjadi seekor burung dengan
seizin Allah; dan Aku menyembuhkan orang yang buta sejak dari lahirnya dan
orang yang berpenyakit sopak; dan Aku menghidupkan orang mati dengan seizin
Allah; dan Aku kabarkan kepadamu apa yang kamu makan dan apa yang kamu simpan
di rumahmu. Sesungguhnya pada yang demikian itu adalah suatu tanda (kebenaran
kerasulanku) bagimu, jika kamu sungguh-sungguh beriman. (QS : Ali Imran 49)
بِإِذُنِ الله :
'Dengan kehendak Allah' diulang-ulangnya untuk melenyapkan dugaan bahwa ia
mempunyai sifat ketuhanan. Maka dihidupkannyalah Azir seorang sahabatnya, anak
seorang wanita tua kemudian seorang gadis kecil berumur sepuluh tahun. Mereka
itu terus hidup bahkan sampai mempunyai keturunan.
Kemudian dihidupkannya pula Sam bin Nuh lalu meninggal pada waktu
itu juga (dan akan aku beritakan kepada kamu apa yang kamu makan dan
apa yang kamu simpan di rumah-rumah kamu) padahal aku tak pernah
melihatnya. Maka disampaikannyalah kepada masing.
masing orang apa yang telah dimakan dan apa yang akan dimakannya
nanti. (Sesungguhnya pada yang demikian itu) yakni pada
peristiwaperistiwa yang disebutkan tadi (menjadi tanda bagi kamu, jika kamu
betul-betul beriman).
(ingatlah), ketika Allah
mengatakan: "Hai Isa putra Maryam, ingatlah nikmat-Ku kepadamu dan kepada
ibumu di waktu Aku menguatkan kamu dengan Ruhul qudus. kamu dapat berbicara
dengan manusia di waktu masih dalam buaian dan sesudah dewasa; dan (Ingatlah)
di waktu Aku mengajar kamu menulis, hikmah, Taurat dan Injil, dan (ingatlah
pula) diwaktu kamu membentuk dari tanah (suatu bentuk) yang berupa burung
dengan ijin-Ku, Kemudian kamu meniup kepadanya, lalu bentuk itu menjadi burung
(yang sebenarnya) dengan seizin-Ku. dan (Ingatlah) di waktu kamu menyembuhkan
orang yang buta sejak dalam kandungan ibu dan orang yang berpenyakit sopak
dengan seizin-Ku, dan (Ingatlah) di waktu kamu mengeluarkan orang mati dari
kubur (menjadi hidup) dengan seizin-Ku, dan (Ingatlah) di waktu Aku menghalangi
Bani Israil (dari keinginan mereka membunuh kamu) di kala kamu mengemukakan
kepada mereka keterangan-keterangan yang nyata, lalu orang-orang kafir diantara
mereka berkata: "Ini tidak lain melainkan sihir yang nyata".(QS Al
Maidah 110)
Yang di Maksud dengan Ruhul Qudus adalah Malaikat Jibril.
Sama dengan QS Surah Ali Imran :49, ayat ini juga selalu di ikuti dengan Kata Biizni = Dengan Izin Ku (Allah
SWT) yang diualang ulang untuk menjelaskan bahwa semua itu terjadi bukan karna
pribadi Nabi Isa, melainkan atas izin Allah SWT, sehingga lenyaplah anggapan
bahwa Nabi Isa/Yesus adalah Tuhan.
2.5 Klarifikasi Yesus/Nabi Isa
Dan (Ingatlah) ketika Allah berfirman: "Hai Isa putera Maryam,
Adakah kamu mengatakan kepada manusia: "Jadikanlah Aku dan ibuku dua orang
Tuhan selain Allah?". Isa menjawab: "Maha Suci Engkau, tidaklah patut
bagiku mengatakan apa yang bukan hakku (mengatakannya). jika Aku pernah
mengatakan Maka tentulah Engkau mengetahui apa yang ada pada diriku dan Aku
tidak mengetahui apa yang ada pada diri Engkau. Sesungguhnya Engkau Maha
mengetahui perkara yang ghaib-ghaib". Aku tidak pernah mengatakan kepada
mereka kecuali apa yang Engkau perintahkan kepadaku (mengatakan)nya yaitu:
"Sembahlah Allah, Tuhanku dan Tuhanmu", dan adalah Aku menjadi saksi
terhadap mereka, selama Aku berada di antara mereka. Maka setelah Engkau wafatkan
aku, Engkau-lah yang Mengawasi mereka. dan Engkau adalah
Maha menyaksikan atas segala sesuatu. Jika Engkau menyiksa mereka,
Maka Sesungguhnya mereka adalah hambahamba Engkau, dan jika Engkau mengampuni
mereka, Maka Sesungguhnya Engkaulah yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. Allah
berfirman: "Ini adalah suatu hari yang bermanfaat bagi orang-orang yang
benar kebenaran mereka. bagi mereka surga yang dibawahnya mengalir sungai-sungai;
mereka kekal di dalamnya selama-lamanya; Allah ridha terhadapNya. Itulah
keberuntungan yang paling besar". QS Al Maaidah 116- 119)
Sesungguhnya Telah kafirlah orang-orang yang berkata:
"Sesungguhnya Allah ialah Al masih putera Maryam", padahal Al masih
(sendiri) berkata: "Hai Bani Israil, sembahlah Allah Tuhanku dan
Tuhanmu". Sesungguhnyaorang yang mempersekutukan (sesuatu dengan) Allah,
Maka pasti Allah mengharamkan kepadanya surga, dan tempatnya ialah neraka,
tidaklah ada bagi orang-orang zalim itu seorang penolongpun. (QS : Al-maidah
72)
2.6 Yesus Disalib (?)
Qs.4:157
Dan Karena Ucapan mereka: "Sesungguhnya kami Telah membunuh Al
Masih, Isa putra Maryam, Rasul Allah[378]", padahal mereka tidak membunuhnya
dan tidak (pula) menyalibnya, tetapi (yang mereka bunuh ialah) orang yang
diserupakan dengan Isa bagi mereka. Sesungguhnya orang-orang yang berselisih
paham tentang (pembunuhan) Isa, benar-benar dalam keragu-raguan tentang yang
dibunuh itu. mereka tidak mempunyai keyakinan tentang siapa yang dibunuh itu,
kecuali mengikuti persangkaan belaka, mereka tidak (pula) yakin bahwa yang
mereka bunuh itu adalah Isa.(Qs An Nisaa : 157)
(Serta karena ucapan mereka) dengan
membanggakan diri ("Sesungguhnya kami telah membunuh Almasih Isa putra
Maryam utusan Allah") yakni menurut dugaan dan pengakuan
mereka. Artinya disebabkan semua itu Kami siksa mereka. Dan Allah berfirman
menolak pengakuan mereka telah membunuhnya itu (padahal mereka tidak membunuhnya
dan tidak pula menyalibnya tetapi diserupakan bagi mereka dengan Isa) maksudnya
yang mereka bunuh dan mereka salib itu ialah sahabat mereka sendiri yang
diserupakan Allah dengan Isa hingga mereka kira Nabi Isa sendiri. (Sesungguhnya
orang-orang yang berselisih paham padanya) maksudnya pada Isa (sesungguhnya
dalam keraguraguan terhadapnya) maksudnya terhadap pembunuhan itu.
Agar terlihat orang yang dibunuh itu, sebagian mereka berkata, "Mukanya
seperti muka
Isa, tetapi tubuhnya lain, jadi sebenarnya bukan dia!" Dan
kata sebagian pula, "Memang dia itu Isa!" (mereka tidak mempunyai
terhadapnya) maksudnya pembunuhan itu (keyakinan kecuali mengikuti
persangkaan belaka) disebut sebagai istitsna munqathi'; artinya
mereka hanya mengikuti dugaan-dugaan hasil khayal atau lamunan belaka (mereka
tidak yakin telah membunuh Isa) menjadi hal yang menyangkal
pembunuhan Isa itu.
2.7 Yesus/ Nabi Isa as. diangkat ke langit
Tetapi (yang sebenarnya), Allah Telah mengangkat Isa kepada-Nya.
dan
adalah Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. (Qs An Nisaa : 157)
Terkait penyalipan Yesus/Nabi Isa, KH Bahaudin Mudhary (selanjutnya
berinisial A ) pernah berdialog dengan pasangan suami istri
penganut Kristiani yang bernama Saswandi(selanjutnya berinisial B ) dan Adelina
(selanjutnya berinisial C ),
B: Menurut pendapat bapak, bernarkah yesus mati di salib?
A : Apakah sebabnya saudara bertanya tentang disalibnya Yesus?
B : Sebab ada yang berkata bahwa Yesus itu tidak disalib, sedangkan
menurut ajaran agama Kristen Yesus itu di salib
A : Bagaimanakah kepercayaan kalian terhadap disalibnya Yesus?
B : Penganut Kristen mempunyai kepercayaan bahwa Yesus disalib oleh
orang Yahudi
A : Siapakah orang yang menyerahkan Yesus kepada orang Yahudi?
B : Orangnya bernama Yudas
A : Apakah Yudas itu murid Yesus?
B : Ya, dia salah seorang murid Yesus, diantara yang dua belas
orang.
A : Dimana disebutkan disalibnya Yesus?
B : Markus pasal 15 ayat 24 menyebutkan “ kemudian mereka menyalib
Dia…”
A : Apakah Yesus bersedia disalib?
B : Ya, karna menurut kepercayaan orang Kristen, disalibnya Yesus
itu untuk menebus dosa dosa orang yang percaya kepadanya. Dosa orang yang ditebus
adalah dosa turunan dari Adam, karna Adam berdosa, maka berdosalah semua
keturunannya.
A : Kalau ia bersedia disalib, mengapa ia meminta tolong kepada Tuhan
sebagaimana disebut dalam Matius 27:46 “Kira kira jam 13 berserulah Yesus dengan
suara nyaring: Eli, Eli lama sabakhtani? Yang artinya “Tuhan- Tuhan , apakah
sebab engkau meninggalkan Aku”
B : Menurut pengertian kita, Yesus tidak meminta tolong tetapi
berdoa.
A : Berdoa kepada siapa?
B : Kepada Tuhan Bapa.
A : Taruh kata, dia berdoa, tetapi isi doanya minta tolong.
B : Ya minta tolong kepada Tuhan Bapa.
A : Wajarkah Yesus yang dikatakan Tuhan itu meminta tolong? Adakah Tuhan
meminta tolog?pantaskah ada Tuhan yang tidak berkuasa menyelamatkan dirinya?
B : Saya belum mengerti, tetapi Yesus jelas ditangkap dan di salib.
A : Kalau Yesus bersedia disalib untuk menebus dosa, tentunya tidak
perlu ditangkap, tetapi mestinya dia meminta sendiri untuk disalib demi menebus
dosanya orang yang percaya kepadanya. Akan tetapi malah Yesus sendiri mengajak
pergi murid muridnya.
C : Dimanakah ayat yang menyebutkan Yesus mengajak pergi ?
A : Silahkan nyonya periksa Markus 14:42 “ Bangunlah kamu, marilah
kita
pergi, tengok orang yang menyerahkan Aku sudah dekat”
C : Dalam hal ini kita belum bias menjawab
A : Tidak apa, tetapi dimanakah ayat yang menyebutkan Yesus
ditangkap?
C : Dimarkus 14 : 46
B : Bacakanlah .
C : Di ayat ini menyebutkan “Maka mereka memegang Yesus dan
menangkap-Nya”
A : Silahkan nyonya periksa di Yohanes 7:44
B : Biar saya saja yang akan membacanya.
A : Baik, silahkan
B : Disini menyebutkan : “Beberapa orang di antara mereka mau
menangkap
Dia, tetapi tidak ada seorangpun yang berani menyentuh-Nya.”
A : perhatikan dua ayat itu, yang pertama menyebutkan : mereka mau menangkap
Dia, tetapi tidak ada seorang pun yang berani menyentuhnya, diantara dua ayat
ini manakah yang benar? Yang pertama atau yang ke dua?
B : Saya belum bisa menjawab
A : Tidak apa, pokoknya kalian menimbang sendiri. Baiklah saudara
periksa Yohanes 7:32
B : Di Yohanes pasal dan ayat tersebut berbunyi sebagai berikut
“Orangorang Farisi mendengar orang banyak membisikkan hal-hal itu mengenai Dia,
dan karena itu imam-imam kepala dan orang-orang Farisi menyuruh penjaga-penjaga
Bait Allah untuk menangkap-Nya.
A : Singkatnya dalam ayat ini Yesus disuruh tangkap, Bukan?
B : Betul, kemudian Yesus dapat ditangkap sebagaimana tadi kita
telah baca di Markus 14:46, yang menyebutkan bahwa Yesus ditangkap
A : Silahkan baca di Yohanes 7: 34
B : Baik dipasal dan ayat ini menyebutkan : Kamu akan mencari Aku,
tetapi tidak akan bertemu dengan Aku, sebab kamu tidak dapat datang ke tempat di
mana Aku berada."
A : Di ayat ini Yesus sendiri yang berkata bahwa ia tidak dapat
ditangkap. Berdasarkan ayat ini Yesus tidak dapat ditemukan dan ditangkap,
tentu Yesus tidak dapat disalib.
B : Kalau begitu Yesus pergi kemana?
A : Seharusnya saya yang bertanya kepada kalian, oleh karna yang
menyebutksn Yesus tidak dapat ditangkap itu adalah Injil kalian
sendiri.
Tetapi biarlah saya tunjukkan kemana Yesus itu perginya.
B : Kalau begitu, Yesus pergi kemana?
A : Silahkan periksa di Yohanes Pasal 7 ayat 33
B : Diayat ini ada menyebutkan : “Maka kata Yesus: "Tinggal
sedikit waktu saja Aku ada bersama kamu dan sesudah itu Aku akan pergi kepada
Diayang telah mengutus Aku.”
A : Ayat ini menunjukkan, Yesus dilindungi oleh Dia (Tuhan) yang
mengutus Yesus sehingga karenanya Yesus tidak disalibkan.
B : Dengan cara bagaimana Tuhan Melindungi Yesus?
A : Tentusaja dengan mudah, karna Yesus sanggup menipu mata yang memandang
dirinya.
B : Dimanakah hal itu disebutkan?
A : Silahkan periksa di Lukas 24 :16
B : Disini menyebutkan :
“ Tetapi ada sesuatu yang menghalangi mata mereka, sehingga mereka
tidak dapat mengenal Dia.”
A : Ayat ini menunjukkan bahwa dengan senjata mukjizatnya Yesus sanggup
melepas dirinya dari orang yang akan menangkapnya. Di pasal yang lain
diantaranya : Lukas 4:29 dan 30 disebutkan “ Mereka bangun, lalu menghalau
Yesus ke luar kota dan membawa Dia ke tebing gunung, tempat kota itu
terletak, untuk melemparkan Dia dari tebing itu. Tetapi Ia berjalan
lewat dari tengah-tengah mereka, lalu pergi.
Bedasarkan Ayat ini tidak mustahil diwaktu Yesus akan ditangkap
untuk disalib, ia dapat meloloskan diri dari kepungan mereka.
B : Tetapi di Injil disebutkan bahwa Yesus disalib, malah Yesus
sendiri yang memikul kayu salibnya
A : Bacakanlah Ayatnya
B : Di Yohanes Pasal 19 ayat 16 dan 17 menyebutkan sebagai berikut “Maka
Pilatus menyerahkan Yesus kepada mereka untuk disalibkan. Mereka mengambil
Yesus, lalu membawa Dia pergi. Yesus keluar dengan memikul sendiri salib-Nya ke
tempat yang bernama "Tempat Tengkorak". (Di dalam bahasa Ibrani
disebut Golgota.)
A : Di ayat ini menyebutkan Yesus sendiri yang memikul kayu salib. Betulkah
begitu?
B : Ya, menurut ayat ini Yesus sendiri yang memikul kayu salib.
A : Baiklah, silahkan saudara periksa Matius 27 :32
B : Disini ada menyebutkan : Ketika mereka berjalan ke luar
kota, mereka berjumpa dengan seorang dari Kirene yang bernama Simon. Orang itu mereka
paksa untuk memikul salib Yesus.
A : Perhatikan, di Yohanes pasal 19 ayat 16-17, menerangkan yang
memikul kayu salib adalah Yesus sendiri. Sedang di Matius pasa 27 ayat 32 menerangkan
bahwa yang memikul kayu salib adalah Simon. Diantara, dua ayat ini manakah yang
benar, Yesus yang memegang kayusalib atau Simon?
B : Mungkin sesudah dipikul oleh Yesus, lalu digantikan kepada
Simon dengan cara paksa seperti ayat tersebut.
A : di dua ayat ini tidak ada kata “Mungkin” dan “digantikan”,
tetapi jelas suatu perselisihan yang mencolok. Kalau kitab suci yang mengandung
perselisihan, tentu tidak apa-apa, karena buatan manusia. Tetapi kalau kitab
suci yang datangnya dari Tuhan itu, wajarkah mengandung perselisihan diantara
satu ayat dengan yang lainya?
B : Ya betul, tetapi kalau ini saja belum apa apa bagi saya
A : Bukan itu saja saya bisa menunjukkan beberapa ayat yang lainnya
yang berlawanan antara satu dengan yang lain. Tetapi nanti saja, sekarang teruskan
dulu pembicaraan kita tentang disalibnya Yesus.
C : Jadi jika bukan Yesus yang disalib, lantas siapa orangnya yang
disalib?
B : Memang yang disalib bukan Yesus, melainkan Yudas, salah seorang
diantara dua belas orang muridnya Yesus. Ia ia berkhianat kepada Yesus. Yudas
dapat disuap dengan 30 keping Perak.
B : Menurut kitab Injil, Yudas tidak mati karena disalib, tetapi
karena menggantung diri.
A : Bacajanlah ayatnya
C : Saya akan baca supaya bergantian dengan suami saya
A : Silahkan nyonya membacanya
C : Di Matius pasal 27 ayat 3,4 dan 5 menyebutkan “ Pada waktu
Yudas, yang menyerahkan Dia, melihat, bahwa Yesus telah dijatuhi hukuman mati, menyesallah
ia. Lalu ia mengembalikan uang yang tiga puluh perak itu kepada imam-imam
kepala dan tua-tua, dan berkata: "Aku telah berdosa karena menyerahkan
darah orang yang tak bersalah." Tetapi jawab mereka: "Apa urusan kami
dengan itu? Itu urusanmu sendiri!" Maka ia pun melemparkan uang perak itu
ke dalam Bait Suci, lalu pergi dari situ dan menggantung diri.”
Di ayat diatas jelas Yudas tidak mati karena disalib, melainkan menggantung
dirinya sampai mati,
A : Kalau begitu , silahkan nyonya periksa di Kisah Para Rasul
Pasal 1 ayat 17 dan 18
C : Ya, disini ada menyebutkan “ Dahulu ia termasuk bilangan
kami dan mengambil bagian di dalam pelayanan ini." Yudas ini telah membeli
sebidang tanah dengan upah kejahatannya, lalu ia jatuh tertelungkup, dan perutnya
terbelah sehingga semua isi perutnya tertumpah ke luar.
A : Di ayat ini menerangkan bahwa matinya Yudas tidak karena menggantung
diri. Diantara dua ayat ini yang manakah yang benar?
C : Kita belum bisa menjawab.
A : saya tidak meminta jawaban, tetapi minta kalian supaya berfikir
lebih mendalam.
C : Tadi bapak berkata yang disalib itu Yudas. Darimnakah bapak mengetahuinya?
A : Dalam kitab Injil Barnabas.
C : Kita tidak mengetahui Injil Barnabas, karena tidak boleh
dipakai lagi.
A : Injil Barnabas itu sebuah Injil yang dapat dipercaya isinya
C : Apa sebabnya, dan mengapa disebut Injil Barnabas?
A : Barnabas ialah nama seorang sahabat Yesus, termasuk salah
seorang pembela Yesus yang disebut “Hawariyun”. Dinamakan Injil Barnabas oleh karena
Injil itu ditulis Barnabas yang didengar langsung dari Yesus, baik yang berupa
amanat, pesan dan wasiat Yesus. Jadi Injil barnabas termasuk Injil yang tua
usianya. Suatu saat saya bisa terangkan pada kalian sekitar Injil Barnabas yang
telah disembunyikan 300 tahun sesudah Yesus.
C : Kalau begitu darimana dapat diketahui bahwa yang disalib itu
bukan Yesus, dan bagaiman bisa dibenarkan bahwa Yudas yang disalib?
A : Terjemahan Injil Barnabas dalam bahasa Itali, berasal dari perpustakaan
Paus Sixtus V di Roma (1585-1590) yang mempunyai seorang sahabat yang bernama
Vramerino dan setelah berhari hari membaca akhirna Vramerini masuk Islam. Tahun
1709 diketemukan oleh J.E Cramer (seorang sahabt raja Prusia) di kota Amsterdam
(Belanda) dan tahun 1713 diberikan kepada pangeran Eugine De Savoy. Tahun 1738
dipindahkan kenasional The Imperial Library di Wina – Australia. Sampai hari
ini naskah tersebut masih disana, terdiri dari 225 halaman dan terjilid kuat
dengan warna (sampul) kekuning-kuningan seperti tembaga. Injil ini lalu diterjemahkan
kedalam bahasa Ingris oleh Lonsdale Ragg, wakil Archbishop (uskup agung) gereja
ingris dan istrinya Laura Ragg, dan diterbitkan oleh Oxford University Press
pada tahun 1907.
C : Jadi didalam Injil itu yang menyebutkan bahwa yang disalib itu
Yudas bukan Yesus.
A : Ya, dalam Injil itu selain menyebutkan akan datangnya Nabi Muhammad
saw, juga menyebutkan bahwa yang mati disalib itu bukan Yesus melainkan Yudas,
wajah Yesus sangat mirip dengan Yudas.
C : Mustahil orang-orang Yahudi pada masa itu tidak bisa membedakan
antara wajah Yesus dan Yudas.
A : Yudas selaku orang yang menghianati Yesus, tidak mustahil jika
Yesus mempunyai kekuatan gaib (mukjizat) untuk merubah wajah Yudas mirip dengan
dirinya. Kalau manusia zaman ini dengan kecakapan otaknya dengan bermacam macam
alat antara lain dengan make up misalnya, dapat merubah wajah manusia dan
selain itu malah dapat merubah alat kelamin, dan merubah bentuk tubuh manusia
dari laki laki menjadi wanita dan sebailknya, tentu tidak mustahil kalau Yesus
dengan menggunakan kecakapan Otak batinya (meta energy) sanggup merubah bentuk
dan wajah manusia atau benda menurut kemauannya.
C : Ya itu masuk di akal
A : Misalnya lagi, kalau seorang magnetisir atau hipnotisir dengan kecakapan
ruhaninya sanggup merubah bentuk suatu benda, sehingga banyk orang yang melihat
benda itu benda yang sebenarnya, padahal bukan aslinya, maka apakah kalian keberatan
kalau Yesus sanggup merubah membalikkan pandangan mata manusia, baik dari jarak
dekat maupun jauh. Ilmu – ilmu semacam ini pada zaman kita mulai diselidiki,
sebagian berhasildan telah banyak digunakan. Kalau saya terangkan macam macam
Ilmu sihir, somnambulisme, mediupschap, heil magnetism dan banyak lagi macam jenisnya,
tentu saudara tidak akan memungkiri tentang kebenarannya.
B : Tentu tidak mustahil, tetapi apakah ada penganut penganut agama
Kristen yang menyangkal bahwa Yesus itu mati di salib?
A : Dalam kitab Injil Barnabas yang disalin kebahasa Ingris oleh
Lonsdale Ragg, Oxford (1907), ada menyebutkan bahwa Yudas mati disalib seagai ganti
Yesus. Di kitab Injil itu juga diterangkan bahwa : kepercayaan tentang tidak
disalibnya Yesus itu dianut oleh orang Kristen terdahulu antara lain ialah
Armigus, Vaselin, Carpocate, Corinthian, Nazartie. Kemudian pengikutaliran ini
diperangi dan dibunuh sampai habis oleh pengikut faham Paulus. Kemudian tahun
469M, Injil barnabas disingkirkan (di – apokripkan) oleh Gealsius, atau dengan
katalain menghukum Injil Barnabas.
B : Kalau begitu disalibnya Yesus hanya berdasarkan persangkaan
saja, yakni Yudas disangka Yesus.
A : Sayapun beranggapan demikian. Malah dalam sebuah berita London Times,
dari Tel Aviv, mengabarkan bahwa salah seorang sarjana pada Hebrew University
secara kebetulan menemukan sebuah naskah yang berumur 1500 tahun dari suatu
sekte Yahudi-Kristen, yang menerangkan berasal dari Yesus sendiri. Kemudian
naskah itu dipajang untuk umum di perpustakaan Shrine Yerusalem sejak tahun
1965, Dalam naskah itu menerangkan bahwa penganut – penganut agama Kristen
zaman dulu di Yerusalem mempercayai Yesus selaku Nabi Allah (bukan Anak Allah).
Mereka mempunyai kepercayaan yang bertentangan dogma gereja yang kini berlaku,
bahwa Yesus tidak disalib akan tetapi adalah orang lain yang mirip dengan
Yesus, dialah yang disalib mati oleh orang banyak, dalam persangkaan yang
keliru bahwa ia adalah Yesus.
B : Kalau begitu diantara mereka berselisih pendapat terhdadap
wajah Yesus. Ada yang berpendapat Yesus itu Yudas dan ada yang berpendapat Yudas
itu Yesus, oleh karena wajahnya yang mirip diantara keduanya.
A : Ya, berdasarkan keterangan yang sampai kepada kalian.
B : Adakah di kitab Injil yang disebutkan tentang perselisihan perihal
Yesus itu?
A : Silahkan saja saudara periksa di Yohanes 7:43
B : dipasal ini dan ayat ini ada menyebutkan : “Maka timbullah pertentangan
di antara orang banyak karena Dia”
A : Di rumah silahkan saudara baca ayat selanjtnya dan tafsirkan
sendiri ayat ayat tersebut.
B : Baik, apakah di kitab Al Qur’an ada juga menyebutkan tentang
adanya perselisihan pendapat tentang disalibnya Yesus?
A : Ada, apakah perlu saya bacakan ayatnya dulu lalu saya
terjemahkan
B : Sebaiknya bacakan aslinya, ayatnya dulu bapak salin ayat itu
A : Di dalam Al Qura’an surah An Nisaa’ ayat 157-158 disebutkan “157.
Dan Karena Ucapan mereka: "Sesungguhnya kami Telah membunuh Al Masih, Isa
putra Maryam, Rasul Allah[378]", padahal mereka tidak membunuhnya dan
tidak (pula) menyalibnya, tetapi (yang mereka bunuh ialah) orang yang
diserupakan dengan Isa bagi mereka. Sesungguhnya orang-orang yang berselisih
paham tentang (pembunuhan) Isa, benar-benar dalam keragu-raguan tentang yang dibunuh
itu. mereka tidak mempunyai keyakinan tentang siapa yang dibunuh itu, kecuali
mengikuti persangkaan belaka, mereka tidak (pula) yakin bahwa yang mereka bunuh
itu adalah Isa. Tetapi (yang sebenarnya), Allah Telah mengangkat Isa
kepada-Nya. dan adalah Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.
B : Saya mengharapakan penjelasan dari ayat tersebut
A : Ayat ini menerangkan, kaum Yahudi berkata bahwa mereka telah membunuh
Yesus, padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak menyalibnya, melainkan orang
lain yang mereka salibkan. Dalam peristiwa itu mereka berselisih pendapat tanpa
didasarkan kenyataan, apakah benar yang dibunuh itu Yesus, sehingga menimbulkan
keraguan berupa persangkaan saja, oleh karenanya mereka itu membunuh tanpa
didasarkan atas kenyataan.
C : Kalau begitu, ada dimanakah Yesus pada waktu itu?
A : Pada waktu Yesus akan dibunuh, maka Allah mengangkat Dia
kelangit. Ini adalah wajar, orang yang akan dibunuh diangkat yang lebih tinggi supaya
supaya tidak dapat dibunuh. Oleh karena itulah ayat tersebut digiring dengan
kata “Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana” Maksudnya kegagahan dan
kekuatan kaum Yahudi tak berkuasa menentang kegagahan Allah. Kebencian kaum
Yahudi tak berkuasa melawan kemurkaan Allah.
C : Di ayat yang bapak sebutkan itu ada menerangkan bahwa kaum
Yahudi berselisih paham didalam peristiwa penyaliban Yesus. Tetapi apakah penganut
penganut Kristen sekarang tidak berselisih paham, mereka tetap berkeyakinan
Yesus itu disalib?
A : Siapa yang berkata begitu, sesunggunnya tidak benar.
1.
Christian
Sciance salah satu aliran dari Kristen Protestan yang meyakini bahwa
sesungguhnya Yesus tidak pernah disalib.
2.
Sekte
ini menolak adanya kultus individu terhadap Yesus.
3.
Christian
Science menyatakan Yesus tidak mempunyai hak mengampuni perbuatan buruk.
4.
Agama
Kristen Protestan memperbolehkan pata tokoh agamanya menikah dan tidak ada
keharusan untuk menjadi rahib.
5.
Christian
Science tidak menjadi anggota Dewan Gereja Indonesia, oleh karena Gereja
sendiri dipimpin langsung oleh gereja induk di Boston.
Bukankah ajaran Kristen ini jelas berlainan dengan ajaran Kristen
lainnya?
B : Kalau begitu keyakinan kita terhadap disalibnya Yesus itu sudah
mulai bimbang.
A : Tidak masalah, saya hanya memberikan keterangan saja.
B : Sekiranya bukan di Injil Barnabas saja yang menyebutkan Yesus
tidak mati disalib, tetapi di Injil yang sekarang ini ada yang menyebutkan juga
bahwasanya Yesus tidak mati (disalib), baik dengan cara sendirian saja, pasti
akan timbul keyakinan baru dalam hati kita.
A : Misalnya di Injil sekarang ada yang menerangkan bahwa Yesus
tidak mati, apakah betul kalian akan berubah keyakinan? Tetapi perubahan yang bagaimana
yang kalian maksudkan?
B : Kalau memang ada yang menyebutkan, tentu keyakinan kita
terhadap disalibnya Yesus dengan sendiri akan lenyap
A : Nah, sekarang harap saudara periksa kitab Injil saudara, di
surat Kepada Orang Ibrani pasal 5 ayat 7
B : Baik, dipasan dan ayat ini menyebutkan “Dalam hidup-Nya
sebagai manusia, Ia telah mempersembahkan doa dan permohonan dengan ratap tangis
dan keluhan kepada Dia, yang sanggup menyelamatkan-Nya dari maut, dan karena
kesalehan-Nya Ia telah didengarkan”
A : Di ayat ini jelas, bahwa Yesus telah berdoa kepada Tuhan,
memohon diselamatkan dari mati oleh Tuhan dikabulkan. Berdasarkan doanya Yesus yang
dikabulkan oleh Tuhan maka jelaslah bahwa Yesus tidak mati, melainkan diangkat
ke langit dalam keadaan hidup. Jadi Yesus belum pernah mati, baik dengan
dibunuh maupun dengan di salib.
B : Kita merasa kagum atas keterangan – keterangan bapak yang
diberikan kepada kita. Kita sudah cukup mengerti dan keyakinan baru sudah mulai
timbul, akan tetapi masih ada pertanyaan pertanyaan lain, hanya saja waktunya
sudah jauh larut malam, baiklah kita lanjutkan besok malam saja
A : Ya, terserah Kalian Sumber “Dialog Masalah Kebenaran Bibel ”
Halaman 45-63
2.8 Yesus Kembali Kedunia
dari abu hurairah r.a, kata nya rosulullah saw, bersabda : ” demi
Allah yang jiwaku ditangan Nya, sesungguhnya telah dekat masanya isa anak
maryam akan turun ditengah tengah kamu. dia akan menjadi hakim yang adil, akan di
hancurkannya salib, dibunuhnya babi, dihapuskannya pajak, dan kekayaan akan
berlimpah ruah, sehingga tidak seorangpun lagi yang bersedia menerima
pemberian” (HR Muslim 127)
Sengaja saya kasih warna pada sebagian hadis diatas, untuk
menunjukkan batas hadis yang biasa di potong oleh Misionaris untuk memurtadkan
umat islam, sisanya mereka hilangkan, karna jika hadis itu dibawakan secara lengkap,
maka hadis tsb akan jadi boomerang bagi mereka. Apakah ketika Nabi Isa turun
lantas beliau akan ke gereja mematahkan kayu salib satu persatu? dan mencari
babi dan membunuhnya satu persatu?? tentu tidak demikian. Jikala nabi Isa sudah
memberi kesaksian bahwa agama yang benar adalah agama islam, maka semua orang
kristen akan masuk islam, sehingga gereja2 kosong dan mereka berhenti memakan
babi, itulah yang di maksud meghancurkan salib dan membunuh babi.
BAB III
PENUTUP
Simpulan
Maryam adalah wanita yang suci, dan
tidak pernah dinodai oleh seorang lelaki pun. Nabi isa dilahirkan dari rahim
seorang ibu tanpa seorang ayah. Sesuai dalam firman Allah swt:
(ingatlah), ketika malaikat berkata: "Hai Maryam, seungguhnya
Allah menggembirakan kamu (dengan kelahiran seorang putera yang diciptakan)
dengan kalimat (yang datang) daripada-Nya, namanya Al masih Isa putera Maryam,
seorang terkemuka di dunia dan di akhirat dan termasuk orangorang yang
didekatkan (kepada Allah),(QS ‘Ali Imran : 45).
Dalam Bibel dijelaskan, bahwa Maria
dan Yesus
Sedikit yang diketahui mengenai riwayat
hidup Maria dari Perjanjian Baru. Dia adalah kerabat dari Elizabeth, isteri
dari imam Zakaria anggota golongan Imam Abiyah. Elizabeth sendiri seorang
keturunan Harun (Lukas 1:5; 1:36).
Maria bertempat tinggal di Nazareth di
Galilea, kemungkinan bersama dengan kedua orang tuanya, dan sementara itu telah
dipertunangkan dengan Yusuf dari Keluarga Daud (Lukas 1:26). Para Apologis
Kristian kadang-kadang menduga bahwa Maria, sebagaimana Yusuf, juga adalah
seorang keturunan Raja Daud. Selama masa pertunangan mereka – yakni tahap
pertama dalam pernikahan Yahudi; selama masa tersebut, pasangan yang
dipertunangkan tidak diperbolehkan sama sekali untuk berduaan saja di bawah
satu atap, meskipun sudah sah disebut suami isteri – Malaikat Gabriel
mewartakan kepadanya bahwa dia akan menjadi ibu dari Messiah yang dijanjikan
itu dengan cara mengandungnya melalui Roh Kudus (Lukas 1:35). Ketika Yusuf diberitahukan mengenai kehamilan Maria dalam
sebuah mimpi oleh "seorang malaikat Tuhan", dia terkejut; namun
malaikat itu berpesan agar Yusuf tidak gentar dan mengambil Maria sebagai
isterinya. Yusuf mematuhinya dengan secara resmi melengkapi ritus pernikahan
itu (Matius 1:18-25).
Kerana malaikat telah memberitahukan Maria
bahwa Elizabeth, yang sebelumnya mandul, kini secara ajaib telah mengandung,
Maria lalu segera mengunjungi kerabatnya itu, yang tinggal bersama suaminya
Zakaria di sebuah kota Yudea "di daerah perbukitan" (kemungkinan di
Yuttah, Yosua 15:55; 21:16, bersebelahan dengan Maon, sekitar 160 km dari
Nazareth) (Lukas 1:39). Begitu Maria tiba dan menyalami Elizabeth, Elizabeth
dengan segera menyatakan Maria sebagai "ibu dari Tuhannya", dan memberinya sebuah kidung ungkapan syukur
(Lukas 1:46-56; bdk. 1 Samuel 2:1-10) yang umum dikenal sebagai Magnificat.
Tiga bulan sesudahnya, tampaknya sebelum kelahiran Yohanes Pembaptis, Maria
pulang ke rumahnya (Lukas 1:56-57). Ketika kehamilan Maria sendiri makin
membesar, tiba sebuah dekrit dari kaisar Romawi Augustus (Lukas 2:1) yang memerintahkan agar Yusuf dan sanak keluarganya
pergi ke Betlehem (lih. Micah 5:2), sekitar 80 atau 90 mil (kurang lebih 130
km) dari Nazareth, untuk mengikuti yensus. Ketika mereka berada di Bethlehem, Maria melahirkan putera sulungnya; namun karena tidak ada tempat bagi mereka di
penginapan (tempat bernaung yang disediakan bagi orang-orang asing, lih. Lukas
2:6,7), dia harus menggunakan sebuah palungan, atau tempat makan hewan, sebagai
buaian bayi.
Sesudah delapan hari, anak itu disunat dan dinamai Yesus, menurut instruksi
yang diberikan oleh "malaikat Tuhan" kepada Yesus setelah Maria menerima anunsiasi, karena nama ini menunjukkan bahwa
"dia [akan] menyelamatkan umatnya dari dosa-dosa mereka" (Matius
1:25, Lukas 2:21; bdk. Matius 1:21).
DAFTAR PUSTAKA
Al Qur’an
Bibel
Tafsir Jalalain
Dialog Masalah Kebenaran
Bibel KH Bahaudin Mudhary

No comments:
Post a Comment